~Kata Hikmah~

``Orang Beriman yang dipupuk semangat taqwa akan sentiasa yakin bahawa dalam keadaan apa sekalipun dia tidak akan melakukan perkara yang dilarang oleh Allah s.w.t' '

Thursday, July 5, 2012

Muhammad, The Divine Presence is Calling

Asalaamu'alaykum!

Over 1400 years ago, on the 27th of the holy month of Rajab, the
Prophet Muhammad (S) experienced one of the most significant events
in the history of humanity.

During an evening of quiet meditation and contemplation, he
received a heavenly invitation from the Almighty to the Divine
Presence. This even is known as Isra wal-Mi'raj, and it's
time coincides with NOW.

It is said that a special divine opening is present during this
holy period, and you can take advantage of it with extra prayers
and meditation today and tonight.

Although the Journey and Ascenscion is recorded as an external
journey, it's reality is from the seen to the unseen, from
dunya to the Divine Presence, from the outer world to the inner.

Allah Almighty in a Hadith Qudsi has said, "Neither the
heavens nor the earth can contain Me, save the heart of the
believer." And also in the Holy Qur'an, "I am nearer
to you than your jugular vein."

Muhammad, although we tend to seek outside of ourselves for
God, for peace and security, the real journey is within. To find
God, and thus peace, prosperity and divine purpose, we must learn
to turn inward.

Check out this article on how meditation in Islam helps us learn to
connect with the Divine Presence and overcome the ego-mind that is
the source of all of our fear and suffering.

If Islamic practice lacks presence and spirituality, it may be
likened to a body without a soul, an empty shell.

Islam offers so much more than dry ritual, and it's up to us to
take advantage of the rich spiritual heritage we have been honored
with.

http://www.islamicrenaissance.com

Wednesday, May 30, 2012

Gembira + Sedih

Assalamualaikum w.b.t...

Alhamdulillah syukur kepadamu Ya Allah dengan izinnya sampai juga aku ke destinasi yang ingin di tuju. Perjalanan yang mengambil masa dekat sehari dari Queen Alia International Airport ke Kuala Lumpur International Airport memang amat memenatkan. Paling memenatkan sekali apabila kene trasit selama 11 jam di Muscat International Airport. Memang banyak sekali cabaran yang perlu ditempuh untuk sampai ke destinasiku.

Pertama kali pulang ke Malaysia selama dua tahun pengajian aku di Jordan. Banyak pengalaman dan tunjuk ajar dari kawan-kawanku yang biasa pulang ke Malaysia. Insyaallah smoge dengan semua itu akan menjadikan aku lebih pandai untuk berdikari dengan sendiri.

7 jam di dalam flight dari Muscat International Airport ke Kuala Lumpur International Airport sangat membosankan. Hatiku tidak sabar dan sering mengatakan 'bila la nk sampai malaysia ni?''. Perasaan itu sering bermain-main di dalam benak fikiranku. Masa aku dihabiskan dengan tidur saja. Nak tengok movie alat itu tidak berfungsi dengan baik. Jadinya tidur saja la...

Dalam pukul 9 waktu Malaysia aku tiba di KLIA. Alhamdulillah gembira sekali hati ini dapat sampai dengan selamat. Aku keluar dari flight  terus pergi check imegresen dan ambil bagasi. Cukup gembira sekali bila melihat ayahku berdiri di  pintu keluar lapangan terbang. Cukup berseri n gembira sekali wajahnya bila bertemu denganku. Kami pun terus bergerak ke kereta untuk pulang ke rumah.

Sedang dalam perjalanan untuk pulang kerumah, aku merasakan ada sesuatu yang tidak kena. Apabila aku check, aku dapati dompet aku tidak ade di kocek belakang seluar. Memang nervous sekali sungguh masa tu. Aku pun check dalam bag juga tidak aku ketemui. Memang sah tertinggal dalam flight. Aku tidak berani untuk menceritakan kepada ayahku disebabkan kami sudah jauh sekali dengan lapangan itu. Aku mengambil keputusan untuk menceritakan esok pagi. Mungkin ini satu kifarah dosa bagi aku di atas dosa aku yang lepas dan semoga menjadi pengajaran buatku supaya berhatu-hati. Semoga dompet aku diketemui semula.

Wassalam....

Monday, May 28, 2012

Kepulanganku ke Malaysia

Assalamualaikum w.b.t. 
Alhamdulillah, syukur kepada-Mu Ya Allah kerana dengan limpah dari rahmatnya dapat lagi aku mengecapi dua nikmat yang terbesar iaitu nikmat iman dan islam. Aku bersyukur juga kerana masih diberi nafas untuk hidup di atas muka bumi ini dan sentiasa melakukan suruhan-Mu.


Hari ini 28 MEI 2012 bersamaan dengan 7 Rejab 1433 hijrah, tarikh yang aku nanti-natikan selama hampir 2 bulan lebih dari tarikh aku membelinya. Cukup gemberi sekali aku menantikan saat ini. Sudah hampir dua tahun aku di bumi Syam ini menelan seberapa banyak ilmu yang aku terima di sini. 

Walaubagaimanapun kadang-kadang perasaan sedih itu datang dengan tiba-tiba bila aku melihat sahabat-sahabatku sama batch dengan aku akan grade tidak lama lagi. Sedih sungguh hati aku tidak dapat balik bersama sahabat-sahabatku. Aku juga rasa sangat bersalah dengan mak dan abah kerana tidak dapat menamatkan pelajaran dalam tempoh waktu yang ditetapkan. Memang ini salah aku sendiri kerana leka dan malas dalam pelajaran. 

Aku yakin apa yang telah berlaku pada aku selama ini adalah qada dan qadar dari Allah S.W.T. Tapi jangan jadikan semua itu sebagai alasan untuk kita berasa kurang semangat untuk belajar. Ambillah iktibar dan pengajaran atas apa yang berlaku pada kita. Mungkin Allah inginkan aku lebih lama di bumi Syam ini supaya lebih banyak ilmu yang aku perolehi.

Tahniah kepada sahabat seperjuanganku yang akan grade nanti. Semoga kalian semua sentiasa berjaya di dunia    mahupun di akhirat. Sebarkan islam dengan bagaimana cara sekalipun. Semoga kita akan bertemu jika ada kelapangan.

wassalam...

Sunday, January 22, 2012

Jelajah Turki Part 1


Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulillah dengan izin Allah aku berjaya jugak menjejakkan kakiku ke bumi Turki yang penuh dengan sejarah islamnya tersendiri. Perjalanan mengambil masa 2 jam dari Jordan dengan menaiki flight. Apabila sampai saja di Ataturk International Airport, aku dan bersama sahabat2 pergi check-in hotel di Cardinal Hotel yang terletak di Cembelitas. Pemandangan disekeliling sangat menarik dan kelihatan seperti berada di kawasan Eropah. Kebanyakan bangunan direka seperti bangunan-bangunan yang ade di Eropah.Turki ini juga merupakan sempadan antara Eropah dan Asia. Dari airport ke hotel perjalanan mengambil masa 50 minit dengan menaiki monorel. Sampai di hotel aku berehat sebentar untuk menanti waktu makan malam. Setelah cukup berehat, aku bersama sahabat-sahabat pergi keluar untuk makan malam. Kebanyakan kedai-kedai yang ade disekitar hotel ini tutup lebih awal. Hanya kedai makan sahaja yang buka sampai lewat malam. Makanan di sini semua enak-enak belaka. Orang- orang di sini juga cukup peramah dan tidak sombong. Memang jauh sekali beza dengan masyarakat arab di Jordan dari segi tingkah laku dan sikap terhadap orang. Setakat ini saja tulisan saya untuk hari ini. Insyaallah i will continue next day..see you later..

suasana di Ataturk International Airport

masa nak ambil bag

suasana di luar turki

dalam monorel atau train

perhentian monorel



ketika di bazar pada waktu malam

exchange money


suasana pada waktu malam


kedai makam malam saya

orang kat sini cukup peramah

teh turki

makam malam

nama kedai

Tuesday, January 10, 2012

Abundance Mini-Course Step 6: Surrender



Watch the video on this site to learn the key Sixth Step in Attracting Abundance, Prosperity and Success.
In this video, Ihsan review the three main principles upon which the Abundance Mini-Course is based on, and how you can use these principles to achieve success and prosperity in any area of your life.
Have a nice day...

Saturday, January 7, 2012

Tujuh Golongan Yang Dilindungi oleh Allah


سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَظِلَّ اِلاَّظِلُّهُ: اِمَامٌ عَادِلٌ وَشَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ اللهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ بِالْمَسْجِدِ اِذَاخَرَجَ مِنْهُ حَتَّى يَعُوْدَ اِلَيْهِ وَرَجُلاَنِ تَحَاباَّ فِى اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَافْتَرَقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ فِى خَلْوَةٍ فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتَ مَنْصَبٍ وَجَمَالٍ اِلَى نَفْسِهَا فَقَالَ اِنِّى أَخَافُ اللهَ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ.


Mafhumnya:
Ada tujuh golongan orang yang akan dinaungi Allah yang pada hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah: pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah, seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid ketika ia keluar hingga kembali kepadanya, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yaitu keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, seseorang yang selalu berdzikir kepada Allah di tempat yang sunyi lalu kedua matanya meneteskan air mata, seorang laki-laki yang diajak oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan yang tinggi lagi cantik untuk menggaulinya tubuhnya, maka ia berkata: sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam dan seseorang yang bersedekah dengan suatu sedekah lalu ia merahasiakannya sehinggi tangan kirinya tidak tahu apa yang dibelanjakan oleh tangan kanannyha (HR. Bukhari dan Muslim).



selamat mendengar...wallahua'lam...

Monday, January 2, 2012

Abundance Mini-Course Step 5: Believe



All of the previous lessons come down to this, the beginning of the real journey into true faith and belief.
Our lives are a reflection of our deepest beliefs, our most hidden thoughts. Often, we are not even aware enough to know what we truly believe, but we experience the consequences of our beliefs in our lives, in our circumstances, and in our emotions and feelings.

continue....Islamic Meditation

Sunday, January 1, 2012

Abundance Mini-Course Step 4: Relax


Let’s review the last three steps in Attracting Abundance, Prosperity and Success.
1. Remember and Reaffirm Goodness
2. Give Thanks and Be Grateful
3. Smile
now let's read the step 4....
have a nice day...wallahua'lam...

Saturday, December 31, 2011

Abundance Mini-Course Step 3: Smile

read this article...

Islamic Meditation

Abundance Mini-Course Step 2: Thank


Yesterday you began to actively remember and reaffirm that life is good, that life is beautiful. The next step in continuing to cultivate a vibrational state conducive to attracting abundance, prosperity and success is to be grateful.
Gratitude is one of the most powerful and positive emotions a human being can experience, and by actively cultivating gratitude, you begin to radically change the nature of your reality.
want to continue go to this website Islamic Meditation

Friday, December 30, 2011

Mampukah Aku

final exam semakin hampir tapi persiapan dari segi ulangkaji masih belum cukup lagi. mampukah aku untuk menempuh semua ini. 'carry mark' aku dah la tak seberapa. cukup2 makan je. skg mcm2 masalah yang aq hadapi. ditambah lagi x dpt amek ijazah sme2 ngn sahabat2ku. mmg ckup sdih skali. walaubagaimapun, aq perlu usaha dgn lebih gigih n buktikn yang aq bleh. aq tak kan hampakan hasrat kedua ibu bapa aq walaupun mrk dah rse sdih sbb aq x dpt hbskn awal plajrn aq. mak n abah, along mntk maaf krn tlh melukakan hati kalian n x bljr sggh. insyaallah along akan usaha sggh2 n bntu mak abah dimasa akn dtg. doakan along berjaya n permudahkn along tuk jwb exam kali ini.


Final Exam

Assalamualaikum.....
Apa khabar sahabat semua, semoga semuanya sihat dan dapat menjalani kehidupan ini dengan baik...


Sudah hampir 3 bulan saya tidak meng'update' disebabkan beberapa masalah telah berlaku. Alhamdulillah, hari ini dapat jugak menggerakkan hati nak update blog ni.....


Jika kita tengok pada tajuk diatas berkenaan FINAL EXAM !!!!, pasti semua orang akan rasa gementar, cemas, nervous dan sebagainya.  Memang sudah menjadi lumrah semua orang akan jadi seperti itu. Terlalu banyak cara untuk kita belajar dan ulangkaji. Cuma terpulang pada umpunya badan yang menentukannya. Jika seseorang itu rajin dan berusaha INSYAALLAH dia akan berjaya, tapi jika dia malas dan tidak berusaha memang akan kecundang. Allah S.W.T maha berkuasa dan maha adil. Allah lebih mengetahui mana yang lebih elok untuk seseorang hamba itu. Jika kita berusaha sekuat mana pun tetapi Allah tidak benarkan, kita mesti terima dengan sebaik-baiknya. Kita hanya perlu berusaha dan rajin berdoa dan mendekatkan diri kepadanya. Moga2 doa kita diterima oleh-Nya.


Disini saya ingin kongsikan beberapa tips untuk menghadapi exam. Walaupun tips ini tidak seberapa dan saya pun bukan pelajar cemerlang, moga tips ini akan beri manfaat kepada semua. Pertama semua sedia maklum perlu kepada study lebih awal sebelum exam. Cubalah fahami suatu subjek itu dengan sebaik-baiknya. Insyaallah kita akan dapat jawab dengan baik. Kedua, tidur awal pada hari exam dapat menjana otak dengan baik pada keesokan harinya. Ketiga, semasa bergerak dari rumah ke tempat exam kita boleh berselawat, berzikir dan mohon kepada Allah agar dipermudahkan untuk menjawab exam dengan baik. Keempat, semasa pengagihan kertas soalan kita boleh baca surah as-syarh(surah ke 94) dan baca doa penerang hati. Semasa jawab exam jika terlupa sentiasa la berselawat moga apa yang kita belajar dan hafal datang kembali.


Semoga ianya bermanfaat untuk semua. Mungkin ade lagi tips yang lebih baik dari saya. Tips ini sentiasa saya guna semenjak dari sekolah menengah. Kadang ianya menjadi dan kadang tak. Semuanya terletak pada Allah, jika kita jaga hubungan kita dengan Allah, INSYAALLAH pasti DIA akan tolong tapi jika kita tak jaga, maka kita perlu redho dengan keputusan yang diberikan. Disini saya ingin mohon maaf kepada semua yang mengenali saya atau tak. Mohon doa sahabat2 semua agar saya dapat jawab exam dengan baik kali ini.


Sentiasa perbanyakkan amalam kepada Allah. Salam imtihan kepada semua yang ambil exam.


Wallahua'lam.....

Abundance Mini-Course Step 1: Remember


Welcome to the mini-course, 5 Steps to Attracting Abundance, Prosperity and Success as part of the Spiritual Excellence Program. We have created this brief mini-course to show you how by making a few simple changes in your life, in your choices, you can begin to dramatically improve the quality of your life instantly.
In today’s lesson, you are going to learn that the fundamental problem we suffer from is one of a loss of consciousness, and that the cure to many of the symptoms we face, such as poverty, fear, anxiety, stress, worry, conflict and confusion, are remedied through the process of remembering. You are going to learn that you can become aware of the paradigm that governs your life, and how you can consciously begin choosing a paradigm in alignment and in harmony with truth, one that will help you rather than harm you.
At the heart of the spiritual problem that plagues humanity is the fact that we have forgotten, and that we forget. We have forgotten who we are, where we have come from, where we are and where we are going. We have forgotten Truth. And this then diminishes the quality of our life on every level. Consequently, we suffer from fear, lack, scarcity, stress, worry, anxiety and loneliness. We suffer from a lack of purpose and a loss of direction in our lives.
Yet as children we intuitively know and are connected to Truth. It is only as we grow in the world and absorb programming from our environment that we begin to lose connection with Reality, and we begin to forget who and what we truly are. Abundance, prosperity, joy and happiness are our natural state. Peace, freedom and divine empowerment are part of the core of our very beings. And it’s time to begin consciously reaffirming that truth.
Despite any negative programming from the world around us, life is intrinsically and fundamentally good. We live in a beautiful and benevolent Universe created by God. And the role of a victim does not suit the believer, for humanity has been honored to stand upright, a noble and dignified servant of the Almighty. Unlike all other animals, human beings alone on this planet possess the potential to know the Divine and become conscious enough to fully realize Truth.
Now, on the conscious path back to awareness and awakening, one of the most important shifts we can make is a paradigm shift.What is a paradigm? A paradigm is a model, it’s a frame. It is the lens through which we filter our experiences in life. And the particular paradigm that you operate from, likely without even your conscious awareness of it, more often than not limits you in every way.
You see, as we grow and develop in the world, our experiences shape and mold our worldview, and without realizing it, we generally develop a limiting belief system. Based on the actions and choices of our parents, teachers, friends, relatives, associates and leaders, we tend to develop a paradigm that is typically based in fear, lack, scarcity and struggle.
This is almost inevitable because most people still operate from a position where the predominant beliefs are that life is hard and difficult, a struggle, and necessitates suffering. Without realizing it, most people struggle against Life. This is because, without spiritual development, we operate from a position rooted in ego, in separation from Life itself.
It’s time to begin changing that belief system, that paradigm. Einstein said that the most important question we can ask ourselves is, “Is this a friendly Universe?” This simple question cuts to the heart of the real question: Do you believe?
The Prophet Muhammad (SAWS) narrated that God Almighty has said, “I am to My servants as they think of Me.” Clearly, the first step in changing our experience in life is changing the very foundation from which we operate. A paradigm shift.

Affirm Goodness and Beauty

You can begin by simply remembering that Life is Good. Affirm it throughout the day, early in the morning and just before bed. Just take a few moments, breathe gently and affirm: Life is Good. Life is Beautiful.
Say it. Feel it. Allow it to soak into your cells, into your soul. And the more presence and practice you give this simple activity, the greater and more profound the benefits.
You are more powerful than you realize, and it’s time to take conscious control of your God-given power, your Heavenly trust and honor, and align it with Divine Will rather than allowing the ego to use it to persist in a life which is not reflective of Truth.
Every time you remember, every time you affirm, you are strengthening specific neural connections in your brain and literally reshaping your mind, your spirit, and it is the state of your spirit that determines the nature of the circumstances and experiences that you attract to yourself.
So begin practicing this right now. Step back from the computer for a few minutes. Gently and with presence reaffirm and remember: Life is good. Life is beautiful. Relax. Feel it. Seek the evidence for it. And repeat this process. You deserve this.
Do this consciously at least three times per day. And your world will change.
To your divine success. May you be blessed.

Monday, August 1, 2011

Ramadhan Bulan Berkat



Hijjaz-Ramadhan Bulan Berkat

Bulan Ramadhan bulan yg berkat
Bulan rahmat dan bulan utama
Pahala digandakan, doa diterima
Bulan Lailatul Qadar yg istimewa

Isilah bulan ini, banyakkan amalan
Beribadah malam, siang berpuasa
Banyakkanlah sedekah jgn dikira
Moga ia menjadi penebus dosa
Membaca Al-Quran jgn dilupakan
Zikir dan Tasbih elok disertakan
Meriahkan Ramadhan dgn bermacam cara
Agar Ramadhan tidak sia-sia...
#
Hindarkanlah dosa di setiap anggota
Kalau boleh dosa hati jua
Kerna dosa itu merosakkan pahala
Agar kita tidak mensiakan Ramadhan
Isilah Ramadhan dgn sebaiknya
Kerna ia datang setahun sekali
Tahun hadapan belum tentu jumpa
Kerna kita mati bila-bila masa

Bulan Barakah Kembali Lagi

 Assalamualaikum w.b.t....Alhamdulillah, bersyukur kehadrat Allah s.w.t kerana dengan izinnya dapat lagi kita bernafas di atas muka bumi ini dan kita juga patut bersyukur kerana-Nya kita masih lagi dapat mengecapi dua nikmat yang terbesar iaitu Iman dan Islam. Selawat junjungan kepada Nabi Muhammad s.a.w kerana baginda telah bersusah payah untuk menyebarkan dakwah islam sehingga ke pelusuk dunia dan aku sangat bersyukur sekali dilahirkan dalam keadaan sudah beragama islam, Alhamdulillah. Moga aku akan menjadi seorang muslim yang beriman kepada Allah dan Rasul.

 Sudah hampir setahun aku berada dibumi Jordan ini. Terlalu banyak halangan dan cabaran terpaksa ku tempuhi. Tapi berkat kesabaran serta dorongan dari mak abah dan sahabat2 disekelilingku menjadikan aku untuk terus berusaha lebih kuat lagi untuk berjaya dan harapanku agar dapat membawa pulang segulung ijazah untuk aku buktikan pada kedua mak dan abah yang kucintai.

 Hari ini 1 Ogos 2011 bersamaan 1 Ramadhan 1432 hijrah puasa pertamaku dibumi anbiya ini. Melihat keadaan sekeliling  tempat tinggalku, kebanyakan rumah  dan kedai dihiasi dengan cahaya yang terang-benderang untuk memeriahkan lagi suasana sekeliling. Semua orang arab di bumi anbiya ini menyambut kedatangan ramadhan diibaratkan seperti menyambut Hari Raya Aidilfitri. Mereka sangat meninggikan martabat bulan Ramadhan tersebut tetapi lain pulak berbanding masyarakat Islam di Malaysia. Pada penglihatan saya, perkara yang sam dilakukan oleh masyarakat arab dan melayu islam di Malaysia ialah menghias rumah dengan cahaya2 yang memeriahkan kawasan tersebut. Pekara ini peperti sudah menjadi adat bagi Masyarakat melayu di Malaysia tetapi ianya tidaklah menjadi   perkara yang tidak elok jika kita melakukannya.

 Apa yang membezakan antara kedua-duanya ialah solat terawih. Perkara ini memang sangat berbeza sekali bila aku sendiri melihat secara live begitu ramai masyarakat arab memenuhi ruang masjid bagi menunaikan solat terawih. Tetapi lain pula di Malaysia, kebanyakan masjid hanya memenuhi lebih kurang 3 atau 4 sof sahaja(masjid negeri mungkin banyak sikit). Mungkin kebanyakan masyarakat di Malaysia  masih kurang lagi pendekatan mereka terhadap agama Islam lebih2 lagi berkaitan dengan rukun iman dan islam. Aku berharap para mahasiswa yang mengambil pengajiam islam atau yang seangkatan dengannya dapat menyedarkan masyarakat melayu islam seluruhnya.

 Ya Allah Ya Tuhanku, semoga engkau memanjangkan umurku agar aku dapat menikmati Ramadhan kali ini dan seterusnya. Engkau kurniakan pintu rahmat buat hambamu ini. Engkau ampunkanlah dosa2ku yang lepas2 sedang berlaku dan akan datang. Ya Allah Ya Rahman, terimalah taubat dari hambamu yang hina ini. Terlalu banyak dosa yang dilakukan samada zahir atau batin. Moga Ramadhan kali ini penuh barakah buatku serta sahabat2 sekalian. Selamat Menyambut Bulan Ramadhan. Ramadhan Karim.

Wallahu'alam...


Saturday, July 30, 2011

Putus Asa Racun Kehidupan



 Jika seseorang merasa bahawa dirinya mendapat tekanan hingga batas ketidaksanggupan untuk dipikulnya maka semua yang ada dihadapannya menjadi hampa, ia merasa yang dilakukan tidak membawa perubahan apapun sehingga ia berputus asa. Putus asa merupakan sifat buruk pada diri kita jika ditimpa musibah menjadi kehilangan semangat untuk hidup, kehilangan semangat untuk bekerja & malakukan aktiviti harian, timbul perasaan sedih, merasa bersalah, lambat berpikir, menurunnya daya tahan tubuh, mudah jatuh sakit kerana yang ada hanyalah pandangan kosong seolah-olah terhimpit oleh beban yang sangat berat berada dibahunya sehingga putus asa meracuni kehidupan kita. 'Manusia tidak jemu memohon kebaikan dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa dan putus harapan.' QS. Fushilat : 49). 





 Ada dua faktor yang menyebabkan keputusasaan. Pertama, tekanan eksternal. Tekanan eksternal adalah halangan dan faktor utama yang mampu memancing respon dari dalam diri seseorang. Peristiwa seperti konflik keluarga, kehilangan orang yang dicintai, jatuh sakit, kehilangan pekerjaan itulah tekanan eksternal yang mampu memicu kondisi diri kita menjadi kecewa, marah dan putus asa. Faktor kedua yang mengakibatkan depresi dan menjadi putus asa, kecewa, kehilangan semangat untuk menjalani kehidupan adalah berpunca di dalam diri kita sendiri iaitu lemahnya ketahanan diri.
Setiap peristiwa apapun yang menimpa kita belum tentu mengakibatkan respon yang sama kerana ketahanan diri dan kualiti kesihatan jiwa  individu masing-masing berbeza. Bagi orang yang memiliki ketahanan diri yang kuat maka kekecewaan, marah dan putus asa dapat dikawal dalam waktu yang cukup lama sedangkan bagi mereka yang lemah ketahanan dirinya maka kekecewaan, marah dan putus asa begitu mudah muncul. Persoalan depresi & keputusasaan sering terjadi dalam diri seorang maupun kehidupan berumah tangga yang cenderung pragmatis, materialistik dan jauh dari tuntunan agama. Ketika harta, jabatan dan status sosial lebih menjadi tujuan utama dalam hidup, mengejar dan berjuang habis-habisan bersamaan keimanan kepada Allah sangatlah tipis maka lebih berpotensi mudah putus asa. Putus asa bagaikan racun yang paling keras menyelubungii sekujur tubuh dan merosakkan seluruh organ dalam. Penderitaan yang ditimbulkan rasa putus asa akan berlanjutan sampai wajah anda menimbulkan kerutan-kerutan ketuaan. Sampai orang-orang disekitar kita hampir tidak mengenali anda dengan baik. Wajah anda nampak lebih tua.                                                                                                                     


 Lantas bagaimana cara yang kita boleh lakukan bagi mengatasi tekanan eksternal kehidupan & menguatkan ketahanan diri? Depresi maupun tekanan eksternal dalam kehidupan sehari-harian bolah memberikan kesan positif bagi anda maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, berhentilah untuk mengeluh, lakukanlah apa yang anda boleh lakukan. Kedua, bersyukurlah dengan kehidupan anda yang sekarang. Ketiga, memohon pertolongan Allah dengan solat dan sabar maka hal itu memberikan kekuatan ketahanan diri anda sehingga seberat apapun tekanan eksternal, kegagalan dalam usaha, bisnes, karier dan perjuangan hidup, tidak akan membuat anda putus asa dalam mengharungi kehidupan. Ketaqwaan anda kepada Allah yang menjadikan anda kuat dalam menghadapi tekanan kehidupan sebesar apapun sehingga boleh menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. 'Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusannya.' (QS. Ath-Thalaq : 4).




wallahua'lam...

sumber dri M. Agus Syafii

Tuesday, July 26, 2011

Renungn untuk diri dan sahabat-sahabat sekalian

Manusia - Eh, dah subuh dah?
Malaikat - bangunlah wahai anak Adam, tunaikan solat subuh mu ....
Syaitan - Alahhhhhh, kejaplah, ngantuk ini...awal lagi nie?.zzzzzzzz

Manusia - Nak makan, laparlah ??
Malaikat - Wahai Anak Adam, mulakanlah dengan Bismillah....
Syaitan - Ahh, tak payahla... dah lapar ini !! mmm..sedapnyaaaa? ..

Manusia - Hari ni nak pakai apa ye?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..
Syaitan - Ehh, panaslah, takde style langsung, nampak kampung!!!

Manusia - Alamak, dah lewat!
Malaikat - Bersegeralah wahai manusia , nanti terlewat ke pejabat.....
Syaitan - Ahhh?awal lagi?mmm..aaahh? suruh si X, punchkanlah?

Manusia - Azan sudah kedengaran.. ..
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajipan
Syaitan - Baru pukul berapa.. rilex lah..awal lagi nieii?.

Manusia - Eh, eh.... tak boleh tengok ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui !
Syaitan - Perggghh... best tu... . rugi ooo kalau tak tengok nie..

Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahla ia..
Syaitan - Apa kau sibuk? Jangan jaga tepi kain orang, lantaklahh? ..

Manusia - Elok kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihatil ah sesama kamu..
Syaitan - Sendiri pikirlah, semua dah besar, buat apa susah2... pandai2lah?

Manusia - aku telah berdosa..
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu,sesungguhnya Allah Maha Pengampun. .
Syaitan - Tangguhlah dulu, lain kali boleh bertaubat... lagipun muda hanya sekali....rugila. .... (kalau sempatla)

Manusia - Kalau pergi, mesti seronok!
Malaikat - Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu ....
Syaitan - Jangan bimbang, tiada sesiapa yang tahu...Jomlahhh?

Manusia - Uuhhh?letihnya arini..tak solat lagi nieee?.
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Solat itu wajib bagimu...
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku,kebahagiaan di dunia (sahaja) dan kebahagiaan diakhirat (jangan mimpilah!) untukmu....

Sekarang anda mempunyai 3 pilihan :
1... Anda - Patutke aku biarkan teks ini tetap di sini..
2. Malaikat - Ingatkan pada kawan yang anda kenal (sebarkan ini)
3. Syaitan - Tak payahlah sebuk2 biar je disini..kalo boleh delete je

Wednesday, July 6, 2011

Happy Birthday to my beloved father


Sanah Helwa tuk abah yg ke-52 (4 Julai )....

sori abah, along lupa harijadi abah dek sibuk dengan pelajaran....

along doakan semoga sentiasa sihat walafiat, dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki dan sentiasa ditunjuk jalan yang penuh rahmat & barakah....

terima kasih kerana mendidik along dengan baik walaupun dulu abah selalu marah dan rotan along tapi semua itu sangat berbaloi bagi along.....

jika tidak kerana itu mungkin along akan menyimpang ke jalan lain...

terim kasih abah yang ku sayangi (-_-)...

may Allah bless us always and guide us to the right way....

Tuesday, March 22, 2011

74 Wasiat Untuk Para Pemuda P2


sambungan...

37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.”
(Luqman: 17)
Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa
yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.

38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan
janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam
bermaksiat kepada-Nya.

39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina.
Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)

40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.

41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan
silaturahim.

42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia
menyakitimu maka bersabarlah.

43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.

44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali
keimanan yang paling kuat.

45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari
bermajelis dengan orang-orang yang jelek.

46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka
bahagia.

47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras,
kasar dan tergesa-gesa.

48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.

49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.

50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu "assalamualaikum" dan tidak cukup hanya
dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.

51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.

52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.

53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk
dosa yang paling besar.

54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara
manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.

55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang
dia benci jika mengetahuinya.

56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.

57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu
merupakan amalan yang paling utama.

58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.

59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan
mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.

60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan
kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.

61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun
engkau benar.

62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali
dengan taqwa.

63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan
(perkataan) mereka.

64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang
paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.

65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan
menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.

66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: "yarhamukallah" apabila dia
mengucapkan: "alhamdulillah"

67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.

68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan
karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.

69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada
Allah .

70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.

71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala
kenikamatan yang ada.

72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau
telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.


73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka
.
74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.
Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada
keluarganya dan seluruh shahabatnya.

(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim
Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)

wallahua'lam...


74 Wasiat Untuk Para Pemuda P1



Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah,
muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan
wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat
mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi
orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat
bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala
yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang
mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.

1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun
perbuatan.

2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.

3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan
menjauhi segala larangan-Nya.

4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.

5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah
melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.

6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir
serta qadar yang baik ataupun yang buruk.

7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan
memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at
dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.

8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan
mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam
mengamalkannya.

9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu,
demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.

10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam
keadaan suci dari hadats dan najis.

11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya
dan Fajr (shubuh).

12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang
putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan
kaum muslimin.

13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang
ada pada shalat berjamaah tersebut.

14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orangorang
yang berhak menerimanya.

15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai
setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.

16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah
agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.

17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab
engkau akan berdosa karenanya.

18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam
lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau
mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.

19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang
yang mampu dan janganlah menunda-nunda.

20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi
larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu
di hari qiyamat.

21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun
dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah
engkau dari kelalaian.

22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.

23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah
engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun
dari anak panah Iblis.

24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau
berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.

25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi
laki-laki.

26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu
menyerupai laki-laki.

27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.”
(HR. Bukhari Dan Muslim)

28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang
halal agar doamu diijabah.

29. Ucapkanlah "bismillah" ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah
"alhamdulillah" apabila engkau telah selesai.

30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan
tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.

31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari
kiamat.

32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan
makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan
yang halal untuknya).

33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun
perantaranya, karena pelakunya terlaknat.

34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan
murka kepadamu.

35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah
kebaikan untuk mereka.

36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.
“Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha
mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)

bersambung......